Prolog

Raifan Fegia memandang bangunan putih yang menjulang di hadapannya dengan dingin.

Jadi ini…

Bangunan itu adalah gedung SMAPD Langit, salah satu sekolah Penulis Distorsi yang dimiliki pemerintah.

Dua bulan lalu, rumah Raifan menerima kabar bahwa ia diterima di SMAPD (Sekolah Menengah Atas Distorsi) yang bergengsi itu. Ayahnya, ibunya, beserta kakak dan adiknya semua bergembira begitu mendengarnya.

Wajar. Penulis Distorsi adalah profesi yang dijunjung tinggi oleh negara. Gaji, fasilitas, kemudahan, semuanya diberikan secara melimpah. Belum lagi reputasi yang bisa dibanggakan pada masyarakat. Singkat kata, hidup Raifan sudah terjamin kebahagiaannya hingga akhir hayat.

Penulis Distorsi yang di pemerintahan kebanyakan bekerja di instansi-instansi militer dan kepolisian, walau banyak juga yang masuk ke bidang lain semisal riset dan teknologi, penerangan, dan keuangan.

Minoritas Penulis Distorsi yang memilih tidak di pemerintahan hampir semuanya bekerja di usaha penulisan distorsi swasta dan sukses di sana.

Ini dikarenakan jumlah Penulis Distorsi yang sangat sedikit.

Berdasarkan sensus terakhir, dari total 115 juta penduduk Neosia, hanya sekitar 50 ribu orang yang merupakan Penulis Distorsi. Tak sampai setengah dari 0,1%.

Langkanya Penulis Distorsi bukan karena kekhawatiran akan virus dan keamanan nasional semata.

Besarnya biaya pendidikan juga adalah pertimbangan yang tak bisa diabaikan.

Sekarang ini, 90% anggaran tiga SMAPD yang ada ditanggung oleh pemerintah, dengan kata lain, disubsidi.

Setelah disubsidi sebegitu banyak pun biaya yang harus dibayarkan oleh siswa masih tetap sangat mahal bagi kebanyakan orang, tak terkecuali Raifan yang orang tuanya adalah pegawai negeri yang lumayan mapan.

Biasanya mereka yang kurang atau tidak mampu membayar menerima beasiswa dari perusahaan-perusahaan penulisan distorsi. Jalan lain yang bisa ditempuh adalah mengambil pinjaman lunak dari bank, yang nantinya dikembalikan jika sudah berpenghasilan.

Dalam kasus Raifan, ia memilih jalan yang kedua.

Di samping keterbatasan dana, alasan lain kelangkaan Penulis Distorsi adalah kemampuan individu masing-masing.

Hanya Distorsian handal yang bisa menjadi Penulis Distorsi. Mereka juga harus memiliki logika yang tajam dan pengertian yang mendalam tentang distorsi. Syarat-syarat ini diukur dari nilai rapor dan prestasi-prestasi yang telah dicapai.

Ditambah lagi dengan tes masuk yang tingkat kesulitannya tersohor seantero negeri.

Singkatnya, hanya orang-orang pilihan yang bisa masuk SMAPD dan menjadi Penulis Distorsi. Setidaknya, seharusnya begitu.

Semua inilah yang menyebabkan setiap keluarga yang anaknya diterima masuk SMAPD patut bersuka cita.

Ayah Raifan sendiri langsung mengajak seluruh anggota keluarganya makan-makan di restoran mewah. Disambung dengan rekreasi ke taman hiburan.

Dan sekarang, 2 bulan setelah perayaan itu, Raifan berada di depan gedung tempat ia akan tinggal untuk 3 tahun ke depan.

Iklan

One thought on “Prolog

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: